Wednesday, October 5, 2016

Pengertian Manajemen Perangkat Keras pada Fungsi Sistem Operasi

Salah satu dari fungsi sistem operasi yang paling umum adalah sebagai manajemen perangkat keras komputer. Sistem operasi akan berfungsi sebagai pengendali akses terhadap berbagai perangkat keras dan peripheral yang terhubung ke komputer seperti printer, scanner, harddisk, Memori,  Processor, CD Room dan perangkat lain yang terhubung pada komputer.

Baca Juga: Fungsi Sistem Operasi Pada Komputer

Akses terhadap berbagai perangkat keras (hardware) yang terhubung pada komputer disediakan oleh sistem operasi melalui suatu aplikasi yang dikenal dengan istilah driver. Setiap driver dibuat untuk mengendalikan satu perangkat keras sehingga masing-masing perangkat keras yang terhubung ke komputer memliki driver masing-masing. Driver sendiri adalah Sebuah software / perangkat lunak pada komputer yang berfungsi untuk mengendalikan perangkat keras atau hardware dalam komputer dan laptop. Jadi setelah kita melakukan installasi sistem operasi yang baru pada komputer kita juga harus menginstall driver masing-masing perangkat keras.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Driver 



Instalasi aplikasi driver ini dilakukan sendiri sistem operasi pada saat instalasi ataupun waktu perangkat keras dihubungkan ke komputer. Mekanisme instalasi secara otomatis saat perangkat dihubungkan ini dikenal dengan istilah Plug and Play (PnP). Plug And Play adalah sebuah fitur yang ada pada komputer yang memperbolehkan suatu perangkat ditambahkan ke sistem komputer.

Macam-Macam Sistem Operasi Desktop

Pengertian Sistem Operasi Desktop

Sistem operasi merupakan sebuah program yang berfungsi untuk mengendalikan semua fungsi yang ada pada komputer, baik itu perangkat keras maupun perangkat lunak aplikasi. Sistem operasi sendiri juga sebagai interface (tatap muka) dan perantara antara user (pengguna) dan Hardware Komputer(perangkat keras)

Baca Juga: Pengertian Sistem Operasi

Fungsi Sistem Operasi

Selain itu secara umum sistem operasi juga berfungsi untuk memanajemen perangkat keras, pengelolaan file, manajemen interaksi user, dan manajemen aplikasi. Beberapa sistem operasi modern juga dislengkapi dengan kemampuan multi user, multi tasking, multi processing dan  multi threading.

Baca Juga: Fungsi Sistem Operasi Pada Komputer


Macam-macam Sistem Operasi Desktop

Sistem operasi desktop adalah sistem operasi yang paling sering digunakan user untuk benerja. Sistem Operasi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Mampu mendukung penggunaan oleh satu orang user
  • Mampu melakukan berbagi file dan folder dalam jaringan kecil dengan keamanan minimal

Pada saat sekaran ini, sistem operasi desktop yang paling banyak digunakan diseluruh dunia terbagi ke dalam tiga kelompok besar, yakni Microsoft Windows, Apple Mac Os, dan UNIX/Linux. Karena ketiga kelompok ini adalah pengembang terbesar dari sistem operasi.

Microsoft Windows
Merupakan sistem operasi desktop paling populer diseluruh dunia yang dikembangkan oleh perusahaan Microsoft dengan pendirinya bernama Bill Gates. Versi pertama sistem operasi ini adalah Windows 1.01 dirilis pada tahun 1985. Windows 8.1 adalah produk terbaru dari sistem operasi besutan Microsoft ini, yang dirilis oktober tahun 2013. Microsoft sendiri merupakan perusahaan paling sukses yang bergerak dibidang pengemabangan sistem operasi. Berabagai produk sistem oiperasi windows yang paling populer adalah Windows XP, Windows 7, Windows 8 dan lain sebagainya.

Baca Juga: Kelemahan dan Kelebihan Windows

Apple Mac Os
Apple Mac Os sama dengan Microsoft Windows merupakan sistem operasi populer yang dikembangkan oleh Apple. Sistem ini didesin sebagai sistem operasi yang ramah terhadap pengguna (user-friendly). Versi terkini dari sistem ini merupakan pengembangan dari sistem operasi UNIX. Mac OS sendiri dikhususkan untuk komputer product dari Apple.

Baca Juga: Sistem Operasi Mac OS - Apple Operating System

UNIX/Linux
UNIX, diperkenalkan akhir tahun 1960-an, merupakan salah satu sistem operasi tertua. Kode program dari sistem operasi ini dibuka sehingga dapat diadopsi oleh berbagai perusahaan. Dari UNIX inilah sekarang banyak lahir sistem operasi baru yang merupakan turunannya. Linux juga merupakan sistem operasi turunan UNIX yang sama-sama membuka kode programnya untuk umum. Linux dikembangkan pertama kali oleh Linus Torvalds dan versi 0.0.1 dirilis pada tahun 1991.

Baca Juga: Kelebihan dan Kelemahan Unix

Debian merupakan salah satu distribusi Linux yang dikembangkan oleh perusahaan komunitas Debian. Debian 7 Wheezy, merupakan versi teranyar dari sistem operasi Linux ini. Selain debian masih banyak lagi distro Linux lainnya seperti Fedora, Ubuntu, OpenSuSE, dan Slackware. Android sebagai sistem operasi mobile juga termasuk turunan dari sistem operasi Linux.

Sunday, October 2, 2016

Jenis-jenis Buku Digital / Ebook

Apa Itu Buku Digital / Ebook?

Buku digital atau biasa disebut dengan e-book merupakan sebuah bentuk publikasi yang berupa teks, gambar, video, maupun suara dan diterbitkan dalam bentuk digital atau softcopy yang dapat dibaca di komputer maupun perangkat elektronik lainnya.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Buku Digital / Ebook

Buku digital memang menjadi primadona dalam penyampaian informasi saat ini. Buku digital akan memudahkan penulis dan pembaca untuk menyampaikan dan menerima informasi. Penulis juga tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk dapat berbagi informasi.


Berikut beberapa format dari buku digital yang paling banyak dijumpai:

1. AZW - Sebuah format proprietary Amazon. Buku digital jenis ini biasanya digunakan untuk perangkat  dari amazon. Hal ini menyerupai format MOBI kadang-kadang dengan dan kadang-kadang tanpa menyertakan Digital Rights Management (DRM). DRM pada format ini dikhususkan untuk Kindle Amazon.

2. EPUB - Format terbuka didefinisikan oleh Forum Open digital book dari International Digital Publishing Forum (<idpf>). Hal ini mengacu kepada standar XHTML dan XML. Ini adalah standar yang sedang berkembang. Spesifikasi untuk EPUB dapat ditemukan di situs web IDPF. Adobe, Barnes & Noble dan Apple semua memiliki DRM mereka sendiri untuk format ini yang tidak kompatibel antara satu dengan yang lainnya. Saat ini sudah ada versi baru dari format ini disebut ePub 3 tetapi belum digunakan secara luas.

3. KF8 - Format Kindle Fire dari Amazon. Hal ini pada dasarnya ePub disusun dalam pembungkus PDB dengan Amazon DRM. Format ini diharapkan untuk digunakan bagi pembaca digital book dari Amazon lainnya.

4. MOBI – Format MobiPocket, ditampilkan menggunakan perangkat lunak membaca sendiri MobiPocket yang tersedia pada hampir semua PDA dan Smartphone. Aplikasi Mobipocket pada PC Windows dapat mengkonversi Chm, doc,Html,OCF, Pdf, Rtf, dan Txt file ke format ini. Kindle menampilkan format ini, juga.

5. PDB - Palm File Database. Dapat menyertakan beberapa format digital book yang berbeda yang ditujukan untuk perangkat berbasiskan sistem operasi Palm. Pada umumnya digunakan untuk buku digital berformat PalmDOC (AportisDoc) dan format eReader juga dan banyak lainnya.

Baca Juga: Pengertian Website dan Sejarah Website

6. PDF - Portable Document Format yang diciptakan oleh Adobe untuk produk Acrobat mereka. Ini secara tidak langsung merupakan format yang digunakan untuk pertukaran dokumen. Dukungan perangkat lunak untuk format ini hampir mencakupi semua platform komputer dan perangkat genggam. Beberapa perangkat memiliki masalah dengan PDF karena kebanyakan konten yang tersedia akan ditampilkan baik untuk format A4 atau surat, yang keduanya tidak mudah dibaca ketika diperkecil sesuai layar kecil. Beberapa aplikasi pembaca buku digital dapat menyusun ulang tampilannya beberapa dokumen PDF, termasuk Sony PRS505, untuk mengakomodasi layar kecil. Beberapa aplikasi pembaca buku digital, termasuk Iliad IREX, memiliki fitur pan-dan-zoom yang membantu mudah dibaca.

7. PRC - Palm Resource File. Sering menyertakan e-book Mobipocket tapi kadang-kadang menyertakan eReader atau e-book AportisDoc.

8. TPZ - Topaz file extension yang digunakan pada Amazon Kindle. Topaz adalah pengatur layout yang berguna untuk mengatur pada halaman, bersama dengan versi teks OCR. Format proprietary dari Amazon, digunakan untuk membuat buku-buku tua dengan cepat, karena proses konversi pada dasarnya otomatis dari scan halaman dari sebuah buku, tetapi dengan kelebihan yaitu penyusunan teks (reflows) yang sangat baik.

9. HTML - Hyper Text Markup Language adalah tulang punggung dari World Wide Web. Banyak teks yang didistribusikan dalam format ini. Selain itu, beberapa pembaca e-book mendukung Cascading Style Sheets (CSS) yang pada dasarnya gaya utama panduan untuk halaman HTML.

Baca Juga: Pengertian HTML (Hypertext Markup Language)

10. CHM - Compressed HTML, sering digunakan untuk file bantuan Windows. Hal ini telah menjadi sangat populer untuk distribusi teks dan bahan pendukung lainnya melalui Web.

11. XHTML - versi khusus dari HTML dirancang agar sesuai dengan aturan konstruksi XML. Ini adalah format standar untuk data epub.

12. XML - tujuan umum markup language untuk pertukaran data. Dalam konteks digital book umumnya terbatas pada XHTML dan RSS feed meskipun beberapa format lain yang telah ditetapkan.

Pengertian dan Fungsi Buku Digital / Ebook

Pengertian Buku Digital

Buku digital atau biasa disebut dengan e-book merupakan sebuah bentuk publikasi yang berupa teks, gambar, video, maupun suara dan diterbitkan dalam bentuk digital atau softcopy yang dapat dibaca di komputer maupun perangkat elektronik lainnya.

Diera modern penggunaan buku digital memang sangat banyak, karena selain memudahkan dalam pendistribusian juga dapat menghemat penggunaak kertas. Kita tahu bahwa dengan menghemat kertas kita juga akan menyelamatkan jutaan pohon, karena memang bahan dasar dari kertas adalah pohon.


Baca Juga: Pengertian HTML (Hypertext Markup Language)

Fungsi Buku Digital

Ada 2 fungsi dasar buku digital dalam penggunaan sehari-hari, karena di jaman yang serba digital ini perkembangan buku digital memang sangat pesat. Berikut adalah fungsi buku digital:

1. Sebagai salah satu alternatif media belajar.
Penggunaan buku digital dalam dunia pendidikan sangat banyak sekali, berbeda dengan buku konvensional, buku digital dapat memuat konten multimedia didalamnya sehingga dapat menyajikan cara belajar yang menarik. selain itu buku digital juga mmeudahkan pembaca dalam memahami tulisan yang disampaikan oleh penulis. Karena dengan menggunakan buku digital penulis dapat menyertakan gambar, animasi, video ataupun file multimedia lainnya.

2. Sebagai media berbagai informasi.
Dengan menggunakan buku digital informasi dapat disebarluaskan dengan lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan buku konvensional. Cara menyebarluaskan buku digital dapat melalui media seperti website, kelas maya, email dan media digital yang lain. Bahkan sekarang buku digital juga dapat disebarluaskan melalui jejaring sosial dengan cepat dan mudah. Seseorang dapat menjadi pihak pengarang serta penerbit dari buku yang dibuat sendiri dengan mudah.

Baca Juga: Pengertian Website dan Sejarah Website

Tujuan Dikembangkannya buku digital

Ada beberapa tujuan lebih dikembangkannya buku digital dibandingkan buku konvensional, yaitu:

  • Memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk berbagi informasi dengan lebih mudah, Dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Dengan membuat konten dalam bentuk digital, pengarang tidak perlu mendatangi penerbit untuk menerbitkan bukunya, cukup mendatangi salah satu situs penerbit digital dan memberikan bukunya secara mandiri.
  • Melindungi informasi yang disampaikan. Berbeda dengan buku fisik yang dapat rusak, basah maupun hilang. Buku digital berupa data di komputer terlindungi dari masalah-masalah tersebut. Walaupun data tersebut hilang, pengguna dapat dengan mudah mencari penggantinya baik dari internet maupun meminta kembali pada pembuat buku.
  • Mempermudah proses memahami materi ajar. Dalam perangkat lunak buku digital, Anda dapat memberikan catatan tertentu dalam materi, mencari kata atau kalimat tertentu dalam materi, file multimedia yang dapat langsung di mainkan untuk memperkaya konten buku sehingga membantu memahami materi ajar dengan lebih baik dan cepat.

Friday, August 19, 2016

Perkembangan HTML (Hypertext Markup Language)

Pengertian HTML

HTML atau HyperText Markup Language adalah sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat sebuah website sehingga dari halaman website tersebut dapat menampilkan informasi yang berguna bagi para pengguna internet.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi HTML (Hypertext Markup Language)

HTML Versi 4.0 dan Seterusnya

HTML 4.0 sebuah bahasa pemrograman web yang diperkenalkan oleh World Wide Web Consortium (W3C) pada bulan Desember tahun 1997, yang antara lain menyertakan fitur CSS (Cascading Style Sheets), yang mendukung pembuatan aplikasi yang dinamis. HTML menjadi sangat fenomenal karena banyak orang yang mulai menggunakan HTML.


Tahun 1999 muncul HTML 4.1. Setelah kemunculan HTML 4.1, XHTML 1 lahir. Secara prinsip spesifikasi pada XHTML sama seperti pada HTML 4.01. Hal yang membedakan adalah sintaks bahasanya. XHTML menerapkan aturan yang lebih ketat daripada HTML, yakni mengharuskan pembuat dokumen harus mengikuti aturan XML (eXtended Markup Language). Selain itu, dalam penulisan dokumen semua tag dan atribut dalam dokumen harus ditulis dengan menggunakan huruf kecil, sementara pada HTML, tag dan atribut boleh ditulis dengan huruf capital, huruf kecil, ataupun kombinasi. XHTML 1.0 diteruskan dengan XHTML 2.0. Namun, versi yang terbaru ini kurang mendapat tanggapan dari para vendor.

Baca Juga: Pengertian Website dan Sejarah Website

HTML Versi 5 (HTML5)

HTML5 (angka 5 dan HTML tidak dipisahkan oleh spasi) dikembangkan oleh badan lain yaitu WHATMG (Web Hypertext Application Technology Working Group). Spesifikasi HTML5 belum final saat ini, tetapi diyakini oleh banyak orang akan menjadi standar yang diterima di masa depan. Walaupun belum final, HTML5 telah menebar pesona. Beberapa browser (lihat Tabel 1.1) sudah mendukung HTML5.

Pengertian Website dan Sejarah Website

Pengertian Website


Website atau situs web adalah sejumlah halaman web yang mempunyai topik yang saling terkait satu sama lain. Selain tu didalam website juga terdapat berkas-berkas gambar, video dan jenis berkas lainnya.

Perkembangan Internet dan Teknologi Informasi Mempengaruhi Perkembangan Website

Internet merupakan jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain dengan tujuan untuk berbagi informasi. Dengan internet informasi dapat dikirim dan diterima dengan cepat meski jarak antara pengirim dan penerima terletak sangat jauh. Ada banyak cara informasi dapat dikirimkan antar komputer, termasuk email, transfer file (File Transfer Protocol), dan banyak layanan yang lebih khusus yang dibangun dalam layanan Internet. Metode ini standar untuk mentransfer data atau dokumen melalui jaringan dikenal sebagai protokol.

Baca Juga: Pengertian dan Tugas Web Administrator

World Wide Web atau WWW adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut URL (Uniform Resource Locator) untuk mengenal pasti sumber daya berguna. WWW merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. WWW adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language).

Baca Juga: Pengertian Web Master dan Tugas Seorang Web Master

WWW adalah suatu program yang ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, beliau mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Enquire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan yang menautkan berbagai arsip sehingga memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kelak menjadi dasar dari sebuah perkembangan pesat yang dikenal sebagai WWW.


Baca Juga: Pengertian dan Tugas Sebagai Web Programmer

WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN : Organisation Europeenne pour la Recherche Nucleaire), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-lee membuat pengajuan untuk proyek pembuatan hiperteks global, kemudian pada bulan Oktober 1990, 'World Wide Web' sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991, WWW secara resmi digunakan secara luas pada jaringan Internet.

Monday, August 15, 2016

Pengertian Web Master dan Tugas seorang Web Master

Pengertian Web Master

Web Master adalah sebuah pekerjaan yang mengharuskan sesorang untuk mengerti akan semua hal mulai dari desain dari sebuah website, program dari sebuah web dan keamanan server akan tetapi tidak terlalu mencampuri masing-masing divisi dari sebuah website, yaitu cukup dengan mempertanggung jawabkan atas jalannya sebuah website. menjadi seorang web master juga harus mengetahui informasi dari semua website sehingga jika terjadi masalah dalam website tersebut dapat segera ditangani.

Baca Juga: Pengertian dan Tugas Web Administrator


Tugas Seorang Web Master

Pada dasarnya seorang web master bertugas untuk menjaga jalannya sebuah website. Lancar da tidaknys sebuah website akan menjadi tanggung jawab penuh oleh seorang web master. Web master akan segera memperbaiki coding dari sebuah website apabila ada link dari website yang mengalami kerusakan. Selain itu seorang web master juga harus menjaga keamanan / security dari sebuah website tersebut.

Baca Juga: Pengertian dan Tugas Sebagai Web Programmer

Untuk menjadi seorang web master profesional sesorang harus menguasahi ilmu dasar tentang komputer dan pemrograman diantaranya:

  • HTML, DHTML
  • CGI Perl, PHP, MySQL, ASP, Java
  • Penguasaan terhadap macam - macam Sistem Operasi Komputer baik server maupun client
  • Kemanan Server
  • Jaringan Komputer (LAN, WAN dan Internet)

Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Kelemahan Jaringan Ad Hoc - Wireless Network

Pengertian Jaringan Adhoc Jaringan Adhoc adalah sebuah jaringan kompputer yang terdiri dari dua atau lebih perangkat wireless yang membentuk...